Ngecuprus soal sahabat

November 4, 2009

Hari pertama saya kenal dia, saya belajar tentang arti pertemanan.

Sebetulnya, alasan pertama saya nyapa dia waktu itu karena saya senang melihat senyumnya saat dia sedang ngobrol dengan kawan-kawannya di taman kampus. Senyumnya manis dan punya daya tarik yang bahkan magnet pun bakal minder karena kalah kuat daya tariknya.

Saya berpikir keras supaya dapat ide untuk bisa menyapa dia. Kan gak mungkin kalau tiba-tiba saya menghampiri dia dan bilang kalau saya suka senyumnya. Bisa-bisa saya nanti bukannya dapat senyum, malah digaplok pakai buku tebal yang dia bawa. Iya, waktu itu dia sedang membawa buku horor karya Stephen King yang judulnya The Stand. Kalau gak salah tebalnya sekitar 800 halaman dan hardcover pulak. Horor gak sih kalau digaplok pakai novel horor? Sama cewek mungil pulak. :)

Read the rest of this entry »