Tukangecuprus

ngecuprus itu melegakan, tapi entah bagi yang mendengarkan

Fotografi Itu Menyebalkan.

Kalau yang biasa hidup teratur dan tertata, pasti sebel waktu pertama kali doyan fotografi. Minimal jadi repot sendiri karena hobi barunya. Perhatiin deh, yang biasanya duduk anteng dan cuek sama barang di sekelilingnya mendadak jadi repot kepingin motret dan berusaha mendapatkan foto yang menarik dari barang/obyek itu. Entah itu recehan koin, gulungan benang, atau juga buku!

Atau orang yang sedang menulis.

Atau juga saat sedang di resto.

Bahkan Pak Polisi yang tiap hari cuma dilewatin, kalau udah doyan fotografi pasti kudu difoto juga.

Belum lagi bikin berantakan rumah, cuma gara-gara kepingin motret gelas :mrgreen:

Nyebelin kan? Ya minimal bikin sebel orang rumah deh, hehehe…

Nah, kalau yang motret iseng aja udah segitu repotnya, gimana kalau motret yang memang sudah diniatin? Kayak yang di photo gallery <– klik aja. Tapi ya namanya bekerja-dengan-passion, serepot apapun, tetap aja dijalani dengan senang. Anda sudah mencoba bekerja dengan hati? Coba deh.

Advertisement

9 Comments on “Fotografi Itu Menyebalkan.

  1. gajah_pesing
    December 1, 2011

    iya juga sih, kadang nyebelin kalo pas mau pinjam kamera, eh dipake, hahaha..

  2. aRai
    December 2, 2011

    nyebelin lagi kalo moto, modelnya bukan aku #eaaa

  3. IndahJuli
    December 2, 2011

    Setuju sama aRai, sebel belum pernah jadi objek fotomu #Huh!
    Eh, kenapa di blogrollmu nggak ada nama blogku? Pecat!

  4. Greiche
    December 2, 2011

    ihh tau aja bang Ragil.. gw banget tuh :p

  5. Greiche
    December 2, 2011

    eh di blog roll bang Ragil juga belom ada aku ihh

  6. Asop
    December 2, 2011

    Hmmmmm bagi saya nggak menyebalkan, kok. :)

    Saya punya teman yang hobinya fotografi, dan dia tidak berubah menyebalkan.

    Begitupun saya yang suka fotografi, enjoy aja dengan perubahan diri ini. :lol:

  7. re_here
    December 13, 2011

    “Tapi ya namanya bekerja-dengan-passion, serepot apapun, tetap aja dijalani dengan senang.”

    Betul sekali kata abang kita ini.. seperti kata Rancho di film 3-idiots. Kl di Gokusen, namanya “God-Given Job”. Hmm, what is my passion?

  8. Meity
    December 21, 2011

    “Tapi ya namanya bekerja-dengan-passion, serepot apapun, tetap aja dijalani dengan senang. Anda sudah mencoba bekerja dengan hati?” <<< pernah, beberapa kali dan biasanya kalau bekerja dengan hati itu hasilnya bisa luar biasa. Beda dengan yang mengerjakan sesuatu karena memang harus dikerjakan dan diselesaikan.

    Kalau bekerja dengan hati, mau sekitar bilang ribet atau merepet juga ngga masalah atau kitanya kudu jungkir balik juga ok ok aja.

    Mmm … blogrollnya ngga ada aku, gpp deh … soalnya blognya juga udah penuh sarang laba2

  9. be
    February 18, 2012

    foto yang kedua hmm sungguh bikin gemeter mas…sungguh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 1, 2011 by in ngecuprus.

Shortlink

http://wp.me/pmb1z-iH

Navigation

Tracker

@ragilduta tweets

Jangan dibuka!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,228 other followers