Entah apa arti lebaran.
October 15, 2008
Udah lewat lebarannya. Udah lewat jauh Ramadhannya. Terus apa yang didapat?
Di jalan raya sepertinya biasa aja. Masih banyak yang sok hebat, saling serobot dan gak mau ngalah.
Berita di tv juga sama aja. Makin banyak aja berita tawuran, korupsi dan cerai.
Miyabi pun sudah kembali mengumandangkan desahannya.
Nasi Krengsengan.
September 13, 2008
Semalam gue pulang kantor dengan perut lapar. Aih, sebetulnya tiap saat pun perut gue selalu lapar
Akhirnya gue mampir ke Rawon Setan di jalan Casablanca. Gue gak begitu suka sama nasi rawonnya, gue lebih suka makan nasi krengsengannya dengan kuah rawon.
Krengsengan itu paru yang digoreng kering, disuwir-suwir dan dikasih bumbu pedas. Makin nikmat dimakan dengan kuah rawon yang panas. Gue sengaja minta kuah rawon yang dipanaskan ulang. Jadi begitu nasi krengsengan yang pedas dan bercampur panasnya kuah rawon itu masuk ke mulut dan merayap di lidah, wuuaah…lidah dan langit-langit mulut gue ini seperti sedang making love gitu. Menggelinjang dengan dahsyad! Sengaja kata dahsyad pake huruf “d”, supaya ada efek mantab.
Owwgh bebek nakal.
June 7, 2008
Tahun 1995 bisa dibilang sebagai awal karir saya menjadi hamba dan pemuja bebek goreng atau roast duck. Waktu itu saya sedang kuliah di Melbourne. Sebagai pelajar yang kere berbakti kepada orangtua, saya selalu berusaha berhemat. Bisa miskin kena dosa kalau berani berfoya-foya.
Termasuk dalam hal memenuhi birahi isi perut, saya selalu mencari makanan yang murah tapi lezat. Salah satunya ya roast duck on rice di Box Hill itu. Pertama kali ke rumah makan itu karena ada teman satu sekolah yang ulang tahun, selanjutnya, saya memuja dan menghamba roast duck itu secara otomatis dan tanpa syarat.
