Wahai Dewiku!

Wahai dewi gemblungku, kalau mau mengajarkan putra mahkota kita tidur sendiri di kamarnya, maka kembalilah ke peraduan kalau putra mahkota kita sudah tidur.

Jangan kau khawatirkan dia, jangan cemas. Dia akan tetap membesar menjadi remaja yang tangguh walau tidak kau tunggui setiap waktu.

Dewa semprulmu ini yang tidak bisa membESAR kalau kau biarkan tidur sendiri. Hohoho kau tentu tahu apa yang ku mau.

Advertisements

12 thoughts on “Wahai Dewiku!

  1. bwaahhhhaaaa… jarang2 nih… gue yang pertamax … cihuyyy

    pada gak ada ide mo komen apa kali yee… hihihi

    iye kali ye 😀

  2. kelimaaaaaaaaaaaxxxxxxxxxxxxxxx 🙂
    emang siapa yang mau tidur sendirian ?
    dijamin ngak enak, tanya deh dahlia.

    day..jawab!

  3. hahahahahahahaha…bener2 semprul….
    Bisa sih membesar cuma jadi puyeng kalo sendirian,, heheehhehehehe

    nah apalagi kalau ditemenin maria ozawa a.k.a miyabi *nunjuk2 postingan di bawah* 😛

  4. kalo soal besar-membesarkan, sini sama saya saja…gak perlu pake dewi gemblung. bersama kita bisa….BesaR!

    ndak mau! kamu lagi besar, perutnya. Dasar ibu hamil gemblung 😀

  5. haduh bingung mau komen apa yaw???
    tapi……ga da yang nemenin tidurnya ya??? duuuuuuh :))

    hehehe udah kok, semalem udah ditemenin 😉

  6. kekeke…..

    Emang raja ini gak berfungsi kalo gakda ratu ya…:P

    iya, apalagi kalau ratunya cantik. Pasti rajanya berfungsi maksimal
    *sambil ngarep ratunya mbaca*

  7. Hahaha..kocak nih puisinyaa…btw, puisi apa curhat yaa..Salam kenal

    hihihi ini namanya ngecuprus gak karuan😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s