Kampung Terang.

Beberapa hari yang lalu kami shooting dua hari di Desa Karang Tengah, Gunung Pancar-Bogor. Desanya nyempil di atas gunung. Kalau ada yang pernah ke kawasan wisata air panas Gunung Pancar, desa ini masih naik lagi. Jauh lah ke pedalaman. Sinyal handphone pun cuma ada Indosat, itu juga harus nyari-nyari G spot yang bagus biar dapet sinyal.

Di desa ini kami shooting untuk sebuah produsen lampu. Ceritanya mereka menyumbang lampu hemat energi untuk perumahan dan juga lampu jalanan. Sangat berguna, karena jalanan desa itu sangat gelap sebelum ada lampu jalan.

Enak banget kalau shooting di desa, pemandangannya “seger”. Cuma repotnya kalau nyari mangsa buat diwawancara. Kebanyakan masih pada malu – malu. Makanya, dalam rangka mencari mangsa, suka muncul celetukan iseng dari kita. Misalnya, “Ayo mau dong diwawancara, belum pernah disuting ya?Gak sakit kok. Ya kalopun sakit, gigit bibir aja. Atau remes spreinya” …haiiissh.

Dem-suredem (maksudnya damn, tapi cara Jawa 😛 ), celetukan kayak gitu emang terdengar nyebelin. Tapi gimana lagi? Buat kita yang udah capek kerja ya terpaksa cari ocehan gak penting buat hiburan. Beneran deh, di lokasi itu gak ada hiburan apa-apa. Pokoknya semua serba minim. Mobil juga jarang. Sampe akhirnya kita main tebak-tebakan, apa arti STNK di daerah Jawa Barat yang terpencil gini? Well, jawaban ngawur yang dipilih karena dapet suara terbanyak adalah Sudah Tua Namun Kencang dan Semua Tetangga Namanya aKang.

Ah garing betul becandanya. Untung cuma dua hari di sana. Coba kalau seminggu? Bisa garing tanpa perlu minyak campur plastik. Eh itu crispy apa garing? Huh, sudahlah..akang pulang dulu ya neng. Nanti lain waktu akang balik lagi ke desanya eneng. Lhoo apa pulak inih??

Advertisements

4 thoughts on “Kampung Terang.

  1. tumben telkomsel kalah sama indosat 😀

    tapi waktu gue shooting di pedalaman Lampung, telkomsel juaranya..aih kok malah ngomongin operator selular? 😀

  2. bener tuh … mendingan pake telkomsel. telkomsel mah seng ada lawan … halah … naon sih …

    eeh kok malah iklan? kumaha eta?

  3. Itu padahal di Bogor yah, yang nggak jauh dari Jakarta. Lah gimana yang di pedalamannya Aceh, Papua sama Kalimantan. STNK pun jadi Sampai Tak mau Nowel2 si aKang karna gelaaap.
    Gak lucu blas!

    sing awake putih mestine larisss 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s