Owwgh bebek nakal.

Tahun 1995 bisa dibilang sebagai awal karir saya menjadi hamba dan pemuja bebek goreng atau roast duck. Waktu itu saya sedang kuliah di Melbourne. Sebagai pelajar yang kere berbakti kepada orangtua, saya selalu berusaha berhemat. Bisa miskin kena dosa kalau berani berfoya-foya.

Termasuk dalam hal memenuhi birahi isi perut, saya selalu mencari makanan yang murah tapi lezat. Salah satunya ya roast duck on rice di Box Hill itu. Pertama kali ke rumah makan itu karena ada teman satu sekolah yang ulang tahun, selanjutnya, saya memuja dan menghamba roast duck itu secara otomatis dan tanpa syarat.

Padahal untuk pergi ke Box Hill itu perlu waktu sekitar 30 – 45 menit dari Melbourne kalau naik kereta. Anda masih perlu jalan kaki lagi untuk menuju restoran Cina pemuas nafsu perut itu. Tapi demi greasy roasted duck yang lezat itu, saya rela bersusah-payah ke sana untuk menyantapnya. Ya salah siapa kalau bebek-bebek nakal itu selalu datang menggoda dan bermain di dalam kolam mimpi saya setiap akhir pekan?

Setelah kembali ke Jakarta, saya masih suka terkenang bebek-bebek itu. Sayangnya, waktu itu bebek goreng belum populer di Jakarta. Kalau pun ada, wujud dan kemolekannya berbeda jauh. Saya enggak tau apakah jenis bebeknya yang berbeda atau cara mengolahnya yang beda, bebek di Box Hill itu lebih tebal dan berminyak. Sehingga saat kita gigit, seolah-olah mereka meleleh di lidah dan menggelincir mulus di tenggorokan. Owwwgh…nikmat sekali.

Sekarang sudah banyak bebek goreng lezat di Jakarta. Dulu saya harus ke Surabaya kalau mau makan bebek dengan sambal mangga yang pedas dan nendang itu. Sekarang ini, di sekitar kantor saya saja paling tidak ada 5 rumah makan yang menghidangkan bebek goreng nan nikmat. Tapi ya itu tadi, kenikmatan yang berbeda.

Kebanyakan, bebek goreng di Jakarta dan Surabaya menyajikan bebeknya dengan cara digoreng kering. Nikmat. Tapi tidak menggelincir di tenggorokan. Dagingnya juga lebih tipis. Tapi kalau urusan sambal yang menemani bebek-bebek goreng Indonesia itu, kita memang masih juara dunia! Rasa pedasnya seperti kalau kita kena tampar sendal jepit bidadari khayangan yang cantik jelita dan ber-body jahat penggoda iman. Pedas. Tapi bikin nyandu.

Hanya ada beberapa resto yang menghidangkan bebeknya seperti di Box Hill itu. Biasanya Chinese resto dan harganya relatif lebih mahal. Tapi saya enggak perduli lagi. Mau goreng kering atau berminyak. Mau tipis atau tebal dagingnya. Saya enggak mau pusing mikir. Pokoknya kalau berurusan dengan bebek-bebek nakal yang selalu menggoda itu, saya cuma mau datang, pesan dan santap habis.

Images diambil dari berbagai sumber, hasil bertanya dari om google.

Advertisements

10 thoughts on “Owwgh bebek nakal.

  1. Kalo bebek simpang lima menang tanding lawan bebek melbourne gak pak? Ntar di semarang mampir yuuu

    siyaaap

  2. Pernah nyoba begor yang di daerah Cinere, mmm … rasanya ya gitulah. Dan sekarang ga jauh dari kantorku ada tuh bebek goreng, katanya sih enak banget. Cuma aku sendiri belum pernah nyoba.

    hmmm kantor mu di daerah mana? *siap2 meluncur ke TKP*

  3. Ajakan buat blogger Indonesia :

    ayo ramai-ramai kasih suara dukungan (vote secara online) supaya Danau Toba, Taman nasional Komodo, Gunung Krakatau menang dalam pemilihan sedunia “Tujuh Keajaiban Alam”.

    Saat ini, ketiga obyek wisata kebanggaan kita itu masih terseok-seok di papan tengah di antara 77 kontestan dari seluruh dunia. Sedihnya, kita masih kalah dari Singapura dan Malaysia.

    Info selengkapnya, klik link ini :

    http://tobadreams.wordpress.com/2008/06/06/dukung-danau-toba-agar-masuk-tujuh-keajaiban-alam/

    terima kasih

  4. wah kalo tiap hari makan bebek bisa bikin bangkrut pak ๐Ÿ˜€
    juma’at kemaren maksi di sojong mandiri, makan bebek goreng nikmat sih. tp kok gedean tulangnya ya sama dagingnya ๐Ÿ˜€

    yang jelas bikin kolestrol tinggi ๐Ÿ˜†

  5. puantesss….pantat lo bogel kaya bebek….ternyata reinkarnasi toh….iiihhh bebek kok makan bebek…..

    huhuhu dia masih obses sama pant*t ๐Ÿ˜›

  6. Wisata kuliner bebek goreng dari blog ngecuprus ini sangat menarik disimak ya….
    Sangat menikmati sekali sajian bebek goreng

    Salam kenal aja mas
    —————
    Resto waralaba bebek goreng Abah Ndut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s